Kamis, 12 Maret 2015

Memperjuangkan yang 15% selagi belum 0%

Se...Selamat malam di...diary ku yang ra...rahasia ini....
*edisi tertatih-tatih*

Hari ini benar-benar total dalam menjalani petualangan. Letih. Demi mendapatkan acc dari dosbing sekaligus melengkapi persyaratan untuk bisa mendaftarkan Ujian Komprehensif pada hari ini, saya kesana kesini kemara kemiri dalam keadaan dimana saya sedang bersin-bersinnya hingga terdengar seperti alien saat melafalkan M dan N dan NG dan NY. Ditambah ini adalah hari pertama dapet saya. Kira-kira beginilah gambaran saya hari ini


Hai. Hidung saya saat ini sedang penuh dengan kristal padat. Lagi musim sepertinya.

Sungguh, saya sangat kebut untuk bisa wi...wisuda April ini. Kemungkinan berhasilnya pun saya rasa hanya 15%. Tapi selagi belum 0% why not. Sampai meriang pun akan saya jabanin.

Pulang mengurus ini dan itu dari kampus - badan rasanya meriang dan aura saya saat itu mmungkin seperti kakek-kakek kedinginan ditinggal nenek. Hingga akhirnya saya berbelok ke apotek dan merampok sebuah kemasan enervon-c (mungkin tulisannya begini). Tapi karena tidak ingin dituduh merampok, saya membayar di kasir.

Sungguh, membeli dan mengonsumsi obat seperti ini adalah pertama kalinya dalam sejarah peradaban hidup saya. Biasanya saat merasa meriang begini obat saya hanya teh hangat, tidur dan internet. Namun karena saya memang merasa harus menjaga kondisi untuk saat-saat ini, biarlah saya ngobat. Beberapa hari ke depan banyak yang harus saya lakukan untuk mengejar target wisuda April yang kemungkinannya 15% ini. Sangat tipis karena rentang tanggal pendaftaran sangat mepet seperti angkot yang doyan mepet-mepet.

Anjurannya sih diminum dengan air putih. Tapi saat obat tersebut masuk ke mulut ternyata rasanya manis. Emut saja dengan mengucap bismillah sampai habis. Air putihnya nyusul. Kamfungan biarin.

*************************

Ritual sebelum tidur - membereskan kasur. Kali ini bonusnya menyapu kamar (pamer pencitraan) saya mendapat jackpot di bawah lemari pakaian.

Jackpot tersebut adalah sesosok jenazah anak...

Anak cicak. Orang Jawa pasti tahu SAWIYAH. Anak cicak. Sangat jackpot kaerena body nya sudah menghitam.

*tadinya hendak saya berikan gambar ilustrasi jackpot tersebut disini namun karena sangat disturbing takut dicekal FBI dan CIA*

Ini sangat horror, jadi saya rasa sekian dulu. Saya terlalu takut untuk melanjutkan cerita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar