Senin, 23 Maret 2015

Jenazah Mutilasi Berbumbu

Enaknya hari ini. Bisa menikmati jenazah mutilasi berbumbu.

Hari ini adalah kepulangan Refina dari Kalimantan. Refina, bukan teman bukan musuh. Bukan orang penting. Ijazah sekolahnya sih bertulis Ferina Kumala Dewi.
Dia adalah orang yang murka saat menyadari bahwa ini adalah hari Tes Komprehensif saya, sedangkan saya tidak kabar-kabar. Berbagai sumpah serapah dan kata-kata bijak dilontarkannya pada saya.
Masuk telinga kanan keluar telinga kiri belum sempat masuk telinga sudah mental.


Dan tara, apa yang ia bawakan pada saya langsung dari Kalimantan adalah seperangkat alat makan berisi nasi kuning dan...

IKAN PATIN PEDAS  MANIS

Sesosok jenazah ikan patin termutilasi yang terbujur kaku dengan baluran-baluran bumbu pedas manisnya... Terwadahi oleh kotak bekal.

Ikan patin adalah ikan yang sangat saya penasarankan. Berkat tayangan-tayangan trans7 yang sering memperlihatkan petualang-petualang dan presenter-presenter yang mendatangi daerah-daerah terpencil kemudian menangkap ikan patin dan menyantapnya bersama penduduk lokal... Ditambah bentukannya yang mirip ikan lele kesukaan saya.... Saya selalu penasaran! Ikan patin!

Terwujudlah impian saya untuk akhirnya bisa menghabisi ikan patin...
Maknyus....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar